Mikrotv.id, Jakarta – GaroSero Research Institute menggelar konferensi pers mendadak di Gangnam-gu, Seoul, pada Rabu, 7 Mei 2025, terkait perkembangan terbaru kasus Kim Sae-ron.
Dalam kesempatan itu, mereka mengungkap bahwa seorang informan kunci yang memiliki rekaman suara mendiang Kim Sae-ron diserang secara brutal di Amerika Serikat.
Pemilik Rekaman Diduga Diserang oleh Orang Asing
Informan tersebut disebut tinggal di New Jersey, Amerika Serikat, dan memiliki rekaman berdurasi 1,5 jam yang diklaim memuat pengakuan Kim Sae-ron tentang penyiksaan yang dialaminya.
Rekaman itu disebut dibuat dengan persetujuan mendiang dan berisi informasi sensitif, termasuk menyebut nama aktor Kim Soo-hyun dan YouTuber Lee Jin-ho.
GaroSero mengklaim bahwa pada 1 Mei 2025, informan itu diserang oleh dua orang tak dikenal yang berasal dari Korea dan Tiongkok.
Korban ditikam sembilan kali di leher dan mengalami cedera saraf parah pada tangan.
FBI Ambil Alih Penyelidikan
Karena tingkat kekerasan dan indikasi pelaku lintas negara, kasus ini kini ditangani oleh FBI, bukan kepolisian lokal New Jersey.
Pihak GaroSero menyatakan bahwa kondisi korban sangat kritis dan kemungkinan mengalami cacat permanen.
Mereka juga menambahkan bahwa penyidik menemukan adanya komunikasi telepon dari pelaku kepada seorang rekan Lee Jin-ho sebelum kejadian penusukan, memunculkan dugaan keterlibatan jaringan terorganisir.













https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026