MikroTV.ID, Teheran – Amerika Serikat dilaporkan telah meluncurkan serangkaian rudal balistik dan rudal jelajah ke sasaran militer Iran dengan memanfaatkan wilayah negara-negara Arab di Teluk Persia.
Laporan yang dirilis oleh Wall Street Journal mengungkapkan bahwa serangan tersebut menargetkan situs angkatan laut dan instalasi militer strategis milik Teheran di tengah eskalasi yang kian memanas.
Melansir dari Tasnim News Agency, militer Amerika Serikat menggunakan rudal jarak pendek jenis ATACMS dan roket HIMARS yang ditembakkan dari lokasi-lokasi rahasia di Bahrain serta Uni Emirat Arab atau UEA.
Penggunaan wilayah negara-negara Teluk ini menjadi perhatian serius karena lokasi tersebut sering kali menjadi sasaran balasan serangan pesawat tak berawak dan rudal dari pihak Iran sebelumnya.
Rudal-rudal yang memiliki daya jangkau antara 200 hingga 300 mil tersebut ditembakkan tanpa adanya pengakuan terbuka dari pemerintah Bahrain maupun Uni Emirat Arab mengenai izin penggunaan wilayah mereka.
Sebuah agensi verifikasi video, Storyful, menyatakan telah mengonfirmasi bahwa setidaknya beberapa aktivitas peluncuran rudal memang berasal dari wilayah kedaulatan Bahrain.
Meskipun bukti visual telah beredar, pemerintah Bahrain secara resmi membantah keterlibatan mereka dalam serangan apa pun yang ditujukan ke arah wilayah Republik Islam Iran.
Komando Pusat Amerika Serikat atau CENTCOM hingga saat ini memilih untuk tidak memberikan komentar spesifik mengenai titik koordinat lokasi peluncuran rudal-rudal tersebut.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, dalam sebuah wawancara dengan media internasional mengonfirmasi bahwa serangan Amerika Serikat telah menyasar Pulau Kharg dan Pulau Abu Musa.
Araqchi menyebutkan bahwa peluncuran dari Uni Emirat Arab dilakukan dari dua titik strategis, yakni wilayah Ras Al-Khaimah serta sebuah lokasi yang berada sangat dekat dengan pusat kota Dubai.
Halaman:













https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026