MikroTV.ID, Islamabad – Sedikitnya 24 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam ledakan di Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut.
Polisi menyebut ledakan berasal dari gudang bahan peledak milik Taliban Pakistan, namun oposisi menuding militer melakukan serangan udara yang menargetkan warga sipil.
Melansir dari Al Jazeera, sedikitnya 24 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam sebuah ledakan besar di wilayah terpencil provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan barat laut, Senin dini hari (22/9/2025).
Ledakan tersebut memicu desakan investigasi mendalam, setelah laporan berbeda bermunculan mengenai penyebab peristiwa yang menewaskan 14 pejuang Taliban Pakistan (TTP) dan 10 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
Seorang pejabat kepolisian lokal mengatakan bahan peledak yang disimpan di kompleks milik TTP di Lembah Tirah diduga menjadi penyebab ledakan.
Namun, tokoh oposisi dan warga setempat justru menuding militer Pakistan melakukan serangan udara pada malam hari sebagai bagian dari operasi antiteror.
Oposisi Tuding Militer Pakistan
Menurut laporan Al Jazeera, Iqbal Afridi, anggota oposisi Majelis Nasional, menyebut “pesawat tempur pasukan Pakistan melakukan serangan udara yang menyebabkan ledakan tersebut.”
Hal senada diungkapkan Sohail Khan Afridi, anggota parlemen provinsi Khyber Pakhtunkhwa, yang menegaskan bahwa kejadian ini adalah bentuk serangan terhadap warga sipil tak bersenjata.
Ketua majelis provinsi, Babar Saleem Swati, juga menulis di akun X bahwa rumah-rumah hancur akibat pemboman jet tempur.













https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026