Scroll untuk baca artikel
Internasional

Jet Tempur F-35B Inggris Masih Tertahan di India, Parlemen Soroti Keamanan Teknologi

×

Jet Tempur F-35B Inggris Masih Tertahan di India, Parlemen Soroti Keamanan Teknologi

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi adalah artikel F-35 Lighting milik Inggris yang terdampar di Bandara India
Latihan tempur "Bendera Biru" 2019 telah berakhir. Lima negara, 70 pesawat, dan sekitar 1.000 peserta mengambil bagian dalam latihan tempur berskala besar tersebut, termasuk "Adir" (F-35I)Foto IAF oleh: Amit Agronov

MikriTV.ID, India – Jet tempur F-35B Lightning II milik Inggris dilaporkan masih tertahan di India bagian selatan setelah mendarat darurat di Bandara Internasional Thiruvananthapuram pada 14 Juni 2025.

Pesawat tersebut sebelumnya menjadi bagian dari Operasi Highmast misi utama Gugus Tempur Kapal Induk Inggris yang menjelajahi kawasan Indo-Pasifik.

Insiden ini menarik perhatian anggota parlemen Inggris.

Dalam sidang House of Commons pada 30 Juni, Ben Obese-Jecty dari Partai Konservatif mempertanyakan langkah pemerintah dalam mengamankan teknologi sensitif jet tempur tersebut dan mempercepat proses pemulihan.

Ia menegaskan pentingnya transparansi dan kecepatan penanganan demi menjaga keamanan nasional.

Menanggapi hal itu, Menteri Angkatan Bersenjata Luke Pollard menegaskan bahwa jet tempur F-35B berada dalam pengawasan ketat militer Inggris.

“Kami bekerja sama dengan mitra India yang sangat membantu ketika pesawat tak bisa kembali ke HMS Prince of Wales. Jet tersebut terus dijaga oleh kru RAF setiap saat,”katanya.

Meski penyebab pasti belum diumumkan, sumber menyebutkan bahwa kendala teknis menghambat pendaratan kembali jet ke kapal induk.

Otoritas India langsung memberikan izin pendaratan darurat dan memindahkan jet ke hanggar aman di bandara sipil tersebut.

Tim teknis dan logistik Inggris telah tiba untuk mengevaluasi kemungkinan pemulangan jet, namun belum ada kejelasan kapan pesawat akan kembali ke armada.

F-35B dikenal sebagai pesawat tempur paling canggih milik Inggris dan menjadi ujung tombak kekuatan laut negara tersebut.

Meskipun tidak ada laporan gangguan sistem sensitif, kehadiran pesawat dalam waktu lama di wilayah sipil negara non NATO menimbulkan kekhawatiran strategis.

Halaman: 

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026