MikroTV.ID, Pakistan – Ketegangan kembali membara di Asia Selatan setelah Pakistan mengecam serangan udara India sebagai tindakan perang terang-terangan, menyusul operasi militer besar-besaran yang diluncurkan New Delhi di wilayah Kashmir yang disengketakan.
Dilansir dari Al Jazeera, serangan yang dijuluki Operasi Sindoor oleh militer India menghantam sembilan lokasi di Pakistan dan wilayah Kashmir yang dikuasai Islamabad, menewaskan sedikitnya 26 orang, sebagian di antaranya adalah warga sipil termasuk anak-anak.
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif langsung menggelar rapat darurat Komite Keamanan Nasional pada Rabu (6/5), menyebut serangan India sebagai pelanggaran kedaulatan yang nyata dan tindakan agresi di bawah hukum internasional.
“Penargetan terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, merupakan kejahatan memalukan yang melanggar norma kemanusiaan dan hukum internasional,” tulis pernyataan resmi pemerintah Pakistan.
Serangan Terbesar Sejak Dua Dekade, Pakistan Balas dengan Operasi Udara
Kementerian Pertahanan Pakistan menegaskan akan membalas serangan tersebut tanpa penundaan.
Angkatan udara Islamabad mengklaim telah meluncurkan operasi balasan dan menembak jatuh beberapa jet tempur India, termasuk Sukhoi dan MiG, dalam konfrontasi udara terbesar sejak awal 2000-an.
Koresponden Al Jazeera di Islamabad, Kamal Hyder, melaporkan bahwa serangan India menghantam kota Muzaffarabad dan Kotli, memicu kepanikan massal.
Warga dilaporkan melarikan diri ke perbukitan setelah guncangan akibat rudal menghancurkan rumah-rumah.
“Seluruh rumah berguncang. Kami semua panik dan segera mengungsi ke bukit bersama anak-anak,” ujar Muhammad Shair Mir, warga Muzaffarabad, kepada Reuters.
India Klaim Serangan Terfokus ke Kamp Teroris
Di sisi lain, pemerintah India menyatakan serangan udara dilakukan sebagai tindakan pencegahan berdasarkan informasi intelijen bahwa kelompok bersenjata yang didukung Pakistan merencanakan serangan ke wilayah India.
Vikram Misri, Sekretaris Luar Negeri India, mengatakan bahwa India hanya menargetkan kamp teroris yang digunakan sebagai pusat pelatihan dan peluncuran.
“Serangan ini terfokus, terukur, dan tidak ditujukan pada fasilitas militer Pakistan,” tegasnya, menambahkan bahwa India menunjukkan pengekangan dalam pemilihan target.
Namun klaim tersebut dibantah Pakistan, yang menuduh India menyerang masjid di kota Bahawalpur, menewaskan seorang anak dan melukai dua lainnya.













https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026