Maraknya Penambangan Emas Ilegal di Sungai Kapuas: Ancaman Lingkungan, Persekusi Jurnalis, dan Urgensi Penegakan Hukum
MikroTV.ID, Sekadau, Kalbar β Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menunjukkan geliat yang sangat masif di sepanjang aliran Sungai Kapuas, tepatnya di Desa Sungai Ayak Satu, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Observasi pada Sabtu, 24 Juli 2025, mengungkapkan bahwa kegiatan ilegal ini berlangsung secara terang-terangan dan hingga kini belum tersentuh oleh aparat penegak hukum.
Dampak dari PETI sangatlah serius, menimbulkan pencemaran parah pada sungai terpanjang di Indonesia yang merupakan sumber air vital bagi jutaan masyarakat Kalimantan Barat.
Skala Operasi PETI yang Cukup Mengkhawatirkan
Menurut kesaksian sumber terpercaya yang namanya dirahasiakan demi keamanan, aktivitas PETI ini telah berlangsung sekitar satu minggu terakhir, dengan peningkatan signifikan dalam tiga hingga empat hari terakhir.
“Mereka bekerja kira sudah seminggu, yang mereka ramai berdatangan sekitar 3-4 hari ini, kurang lebih 40 set begitu ini seperti alat-alat PETI yang kerja ramai di Sanggau dulu,” terang sumber tersebut kepada media pada Kamis, 24 Juli 2025.
Lokasi persis kegiatan PETI ini berada di sebelah hulu Engklitau, di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas.
Pemandangan alat-alat pengeruk raksasa yang berjejer memberikan gambaran tentang skala operasi ilegal yang besar.
Mengingat Sungai Kapuas adalah sumber utama pasokan air baku bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di berbagai kabupaten di Kalimantan Barat, pencemaran ini bukan hanya masalah lingkungan tetapi juga ancaman serius terhadap kesehatan dan kehidupan masyarakat.
Situasi ini menuntut solusi komprehensif dari semua pihak terkait.
Jurnalis Jadi Korban Intimidasi: Merekam Fakta, Menerima Ancaman
Isu PETI di Sungai Ayak semakin dilematis dengan adanya laporan perlakuan tidak menyenangkan terhadap beberapa jurnalis yang mencoba meliput aktivitas ilegal ini.
Diberitakan sebelumnya viral para jurnalis tersebut diduga menjadi korban persekusi dan intimidasi setelah memotret sebuah APMS terapung di Sungai Ayak.
Buka Halaman Selanjutnya:
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026