Chairul mengatakan langkah awal pihaknya adalah menjemput dukungan pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, pemerintah provinsi Aceh dan pemerintah pusat bersama masyarakat Aceh Tenggara maupun pihak swasta untuk bergandeng tangan didalam mengembangkan dan memanfaatkan potensi hutan yang ada secara legal, sah dan aman .
Selain itu pihaknya akan segera melakukan komunikasi intensif kepada seluruh pihak demi jalannya program presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yaitu ketahanan pangan Social Forestry Foundation menargetkan dalam 1 tahun kedepan upaya pemanfaatan hutan secara legal tersebut dapat berjalan dengan baik, menghasilkan dan dapat dirasakan oleh masyarakat Aceh Tenggara.
“Kami yakin karena kami memiliki tim yang berpengalaman dan berhasil sebagai mitra Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam menjalankan Program Ketahanan Pangan, dan kami sangat optimis keberhasilan tersebut dapat kami terapkan di 2 areal kawasan HKM tersebut dan penandatanganan MOU ini adalah pintu masuk kami, dan saatnya kami memulai,” harapnya.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026