Scroll untuk baca artikel
Lensa Daerah

Akses Jalan di Jalur Sungai Tebidah Putus, Anastasia Desak Perbaikan Infrastruktur Kayan Hulu

×

Akses Jalan di Jalur Sungai Tebidah Putus, Anastasia Desak Perbaikan Infrastruktur Kayan Hulu

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi C DPRD Sintang Anastasia ungkap kerusakan parah akses jalan di jalur Sungai Tebidah yang terisolasi dan mendesak penanganan segera.

MikroTV.ID, Sintang, Kalbar – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah jalur Sungai Tebidah, Kecamatan Kayan Hulu, Kabupaten Sintang, saat ini dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga menyebabkan akses darat terputus.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, mengonfirmasi bahwa akses darat menuju Desa Nanga Laar hingga Desa Kerapuk Jaya saat ini sudah tidak dapat dilalui oleh masyarakat.

Kerusakan tersebut membuat mobilitas warga menjadi sangat terbatas, terutama dalam mengakses layanan dasar seperti fasilitas kesehatan.

Anastasia menjelaskan bahwa sebelumnya akses jalan darat sempat terbuka hingga ke desa paling ujung di jalur Sungai Tebidah, yakni Desa Tanjung Miru, yang dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Jarot Winarno dan Wakil Bupati Askiman.

Namun, minimnya pemeliharaan infrastruktur menyebabkan kondisi jalan kembali rusak berat.

“Sekarang kondisinya sudah tidak bisa dilalui. Bahkan, aksesnya putus sampai ke Nanga Laar dan Kerapuk Jaya,” ujar Anastasia saat memberikan keterangan, Jumat, 1 Mei 2026.

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Kayan Hulu dan Kayan Hilir, Anastasia mengaku terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur melalui alokasi anggaran pokok pikiran atau pokir setiap tahun.

Meski demikian, ia mengakui adanya keterbatasan anggaran yang membuat penanganan perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap.

Legislator ini merinci bahwa perawatan jalan sejauh ini baru menjangkau hingga wilayah Desa Nanga Oran.

Untuk tahun ini, pihaknya merencanakan kelanjutan perbaikan dari Desa Nanga Oran menuju Desa Nangkak Lestari, namun masih banyak desa di wilayah ujung yang belum tersentuh.

“Perawatan jalan baru sampai Nanga Oran, dan tahun ini dilanjutkan ke Nangkak Lestari. Sementara di bagian ujung masih banyak desa yang belum tersentuh,” jelasnya.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah desa praktis terisolasi dan hanya mengandalkan jalur sungai sebagai satu-satunya akses mobilitas.

Halaman:

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026