Scroll untuk baca artikel
Aerospace & Defense

Wajib Tahu! Inilah Prosedur Kedaruratan TNI yang Harus Dikuasai Wartawan Sebelum ke Medan Perang

×

Wajib Tahu! Inilah Prosedur Kedaruratan TNI yang Harus Dikuasai Wartawan Sebelum ke Medan Perang

Sebarkan artikel ini
Sebanyak 42 awak media nasional resmi menyelesaikan pembekalan prosedur kedaruratan daerah rawan di Menlatpur Kostrad Sanggabuana
Sebanyak 42 awak media nasional resmi menyelesaikan pembekalan prosedur kedaruratan daerah rawan di Menlatpur Kostrad Sanggabuana untuk meningkatkan standar keselamatan peliputan. Source foto Puspen TNI

MikroTV.ID, Karawang – Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah menghadiri upacara penutupan pembekalan prosedur kedaruratan daerah rawan bagi para awak media nasional.

Kegiatan strategis yang diikuti oleh 42 jurnalis ini telah berlangsung selama tujuh hari penuh di Pusat Latihan Pertempuran atau Menlatpur Kostrad Sanggabuana Karawang Jawa Barat.

Upacara penutupan kegiatan ini dipimpin oleh Sahli Bidang Ekonomi Kemhan RI Marsda TNI Yusran Lubis yang hadir mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin pada Sabtu 20 Desember 2025.

Acara tersebut turut dihadiri oleh para pemimpin redaksi media nasional Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI hingga jajaran asisten teritorial dari Kostrad.

Menteri Pertahanan dalam amanat tertulisnya menegaskan bahwa pembekalan prosedur kedaruratan daerah rawan merupakan langkah krusial untuk menjamin keselamatan awak media di lapangan.

Program ini bertujuan untuk membangun pemahaman bersama terkait kesiapsiagaan dan profesionalisme jurnalis saat melakukan peliputan di wilayah berisiko tinggi atau daerah rawan.

Selama satu pekan para peserta menerima berbagai materi aplikatif yang mencakup kebijakan pertahanan negara hingga pengenalan karakteristik wilayah kedaruratan.

Awak media juga dibekali dengan pola koordinasi efektif bersama aparat terkait guna memastikan aspek perlindungan diri tetap terjaga selama bertugas.

Prosedur kedaruratan yang diberikan mencakup teknik penyelamatan diri dan pemahaman utuh terhadap potensi risiko yang mungkin terjadi di medan peliputan.

Menteri Pertahanan menekankan bahwa kapasitas awak media yang meningkat akan mendukung pelaksanaan tugas jurnalistik yang lebih bertanggung jawab dan profesional.

Halaman:

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026