Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Demi Emas, Bukit Ketam Dikeruk dari Dalam! Kapolda Kalbar Didorong Buktikan Komitmen Berantas PETI

×

Demi Emas, Bukit Ketam Dikeruk dari Dalam! Kapolda Kalbar Didorong Buktikan Komitmen Berantas PETI

Sebarkan artikel ini

MikroTV.ID, Kapuas Hulu, Kalbar — Janji Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto untuk menumpas praktik penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kalimantan Barat kini benar-benar diuji.

Di Desa Segitak, Kecamatan Bunut Hulu, Kabupaten Kapuas Hulu, tambang emas ilegal terus beroperasi di kawasan hutan lindung Bukit Ketam, bahkan kini menggunakan metode yang jauh lebih berbahaya.

Alih-alih menggunakan mesin dompeng seperti biasanya, para penambang kini melakukan pemahatan bebatuan dengan membuat terowongan seperti goa di perut bukit.

Lubang-lubang tambang yang menjorok ke dalam itu dikhawatirkan bisa menyebabkan runtuhan atau longsor besar, mengingat kontur Bukit Ketam yang curam dan rapuh.

Terowongan Ilegal Mengancam Nyawa dan Ekosistem

Sumber terpercaya menyebutkan bahwa kegiatan penambangan di lokasi tersebut dikendalikan oleh seorang pria berinisial DH.

Dari keterangan warga, aktivitas ini sudah berlangsung cukup lama, bahkan semakin meluas ke area yang jelas masuk kawasan hutan lindung.

“Kalau ke lokasi tambang lewat simpang Semangut, terus ke arah Nanga Kelibang. Antara Desa Nanga Kelibang dan Segitak, belok kanan ke jalan naik. Sekitar satu jam perjalanan sudah sampai di Bukit Ketam. Sekarang bukan cuma gali tanah, tapi pahati batu bikin goa di bukit. Itu bahaya sekali, bisa roboh,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Jumat (17/10/2025).

Warga menuturkan bahwa bagian bawah bukit sudah mulai retak dan berlubang akibat galian yang tidak terkontrol.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan bencana longsor, terutama saat musim hujan tiba.

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026