Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Sungai Ukoi: Modus Pengetapan BBM Jenis Solar

×

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di SPBU Sungai Ukoi: Modus Pengetapan BBM Jenis Solar

Sebarkan artikel ini
Penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Sungai Ukoi, Kalbar
Penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Sungai Ukoi, Kalbar. Modus pengetapan BBM jenis solar oleh spekulan. Tindakan tegas diperlukan

Mikrotv.ID, Sintang, Kalbar – Terdapat dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Sungai Ukoi, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Terlihat puluhan mobil Grandong mengantri untuk mendapatkan solar dengan modus pengetapan BBM subsidi.

Modus Pengetapan BBM Jenis Solar di SPBU Sungai Ukoi

Modus pengetapan BBM dilakukan dengan cara kendaraan mengantri untuk mendapatkan solar, kemudian kembali lagi ke antrian setelah mengetap BBM. Akibatnya, kendaraan lain sering tidak kebagian BBM.

Beberapa sopir angkutan mengeluhkan dugaan monopoli BBM jenis solar oleh para pengantri yang kemudian menjual kembali BBM kepada pengepul.

Keluhan Masyarakat Terhadap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Fenomena ini terlihat jelas di SPBU Sungai Ukoi, di mana para spekulan BBM dengan menggunakan mobil selalu ramai.

Antrian kendaraan mencapai sepanjang jalan hingga ke dalam area SPBU, menyulitkan mobil atau motor umum untuk mengisi BBM.

Seorang warga Pontianak yang hendak mengisi BBM mengungkapkan kekesalannya, “Antrian sangat padat, sehingga terpaksa putar arah karena area dipenuhi oleh para pengantri BBM yang patut diduga kuat untuk diperjual-belikan kembali dengan harga yang lebih tinggi.”

Sistem MyPertamina Tidak Efektif Cegah Penyimpangan Distribusi BBM

Meskipun SPBU telah menggunakan aplikasi MyPertamina untuk pembayaran non-tunai, penyimpangan distribusi BBM subsidi masih terjadi.

MyPertamina, yang terintegrasi dengan LinkAja, tidak mampu mencegah pelanggaran di SPBU nomor 6478602 yang dikelola oleh seseorang berinisial N.

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026