MikroTV.ID, Sintang, Kalbar – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sintang Sandan memimpin inspeksi mendadak ke kantor Perum Bulog Subdivre Sintang dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG pada Kamis 30 April 2026.
Langkah pengawasan lapangan ini dilakukan bersama jajaran Komisi C guna meninjau langsung kondisi ketahanan pangan serta layanan gizi di wilayah tersebut.
Rombongan legislatif yang hadir terdiri dari Ketua Komisi C Anastasia bersama Wakil Ketua Maria Magdalena serta anggota dewan Vaulinus Lanan dan Juni hingga Sekretaris Ardi.
Kedatangan para wakil rakyat di kantor Bulog Subdivre Sintang disambut secara langsung oleh Kepala Perum Bulog setempat Ahmad Aminudin.
Sandan menjelaskan bahwa agenda kunjungan kerja ini bertujuan untuk mengawal program ketahanan pangan yang menjadi instruksi strategis pemerintah pusat.
“Kedatangan kami terkait program ketahanan pangan. Kami ingin memastikan ketersediaan stok dan mekanisme penyalurannya, sehingga bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat penerima manfaat,” ujar Sandan.
Ahmad Aminudin selaku Kepala Perum Bulog Subdivre Sintang memberikan apresiasi atas langkah pengawasan yang dilakukan oleh lembaga legislatif tersebut.
Ahmad Aminudin menerangkan bahwa operasional Bulog Sintang saat ini mencakup wilayah distribusi untuk dua kabupaten yakni Sintang dan Melawi.
Saat ini ketersediaan stok pangan di gudang tercatat berada pada angka sekitar 500 ton dan jumlah tersebut dipastikan akan terus mengalami penambahan.
Pihak Bulog juga sedang menunggu pengiriman pasokan tambahan dari Sulawesi Selatan guna memperkuat cadangan pangan daerah.
“Untuk saat ini, stok sekitar 500 ton dan akan terus bertambah. Ada rencana penambahan pasokan dari Sulawesi Selatan, sehingga stok untuk beberapa bulan ke depan dipastikan aman,” jelas Ahmad Aminudin.
Setelah melakukan koordinasi di kantor rombongan DPRD Sintang bersama manajemen Bulog langsung meninjau lokasi gudang penyimpanan di Kelurahan Tanjung Puri.
Halaman:
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026