MikroTV.ID, Sintang, Kalbar – Maraknya kasus penipuan yang mencatut nama pejabat kembali menjadi perhatian serius di Kabupaten Sintang.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat daerah.
Menurut Senen Maryono, pelaku penipuan saat ini semakin berani dan semakin kreatif dalam menjalankan aksinya.
Nama pejabat digunakan sebagai alat untuk meyakinkan korban agar mudah percaya dan akhirnya menyerahkan uang atau data pribadi.
Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari permintaan sejumlah uang, janji bantuan proyek, tawaran bantuan sosial, hingga permintaan transfer dengan alasan tertentu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Masyarakat harus lebih berhati-hati. Jangan mudah percaya jika ada pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat lalu meminta uang atau menjanjikan sesuatu yang tidak jelas,” ujar Senen Maryono.
Senen Maryono menegaskan, pejabat daerah tidak akan meminta uang secara pribadi kepada masyarakat melalui pesan singkat, telepon, maupun media sosial. Karena itu, setiap informasi yang mencurigakan harus segera diverifikasi kepada pihak terkait atau instansi resmi.
Menurut Senen Maryono, fenomena ini tidak hanya merugikan masyarakat secara materi, tetapi juga mencoreng nama baik pejabat yang namanya dicatut oleh pelaku kejahatan.
“Selain merugikan korban, tindakan seperti ini juga merusak kepercayaan publik. Nama pejabat dipakai untuk kepentingan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” kata Senen Maryono.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang dari Fraksi PAN tersebut juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku penipuan agar memberikan efek jera dan menekan kasus serupa di masa mendatang.
Senen Maryono juga mengajak masyarakat untuk tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Edukasi publik dinilai menjadi langkah penting agar semakin banyak warga memahami ciri-ciri penipuan digital maupun penipuan konvensional.
“Kalau menerima informasi yang meragukan, jangan langsung percaya dan jangan langsung disebarkan. Cek dulu kebenarannya agar tidak menjadi korban berikutnya,” tegas Senen Maryono.
Senen Maryono berharap kesadaran masyarakat terus meningkat sehingga ruang gerak pelaku penipuan semakin sempit dan keamanan sosial tetap terjaga di Kabupaten Sintang.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026