Mikrotv,id,Kutacane – Bejamu Saman roa lo roa ingi merupakan ajang menjalin hubungan silaturahmi yang di gelar di Desa Pasar Puntung Kecamatan Semadam, Aceh Tenggara dengan Kampung Bacang, Kecamatan Blangkejeren Gayo Lues. Digelar selama dua hari dua malam . Pertunjukan saman yang dilakukan pada saat bejamu saman adalah salah satu kesenian yang berkembang serta tradisi secara turun temurun dan banyak manfaat yang didapat melalui saman bagi masyarakat gayo.
Amatan dilokasi , walupun hujan mengguyur masyarakat Gayo di Aceh Tenggara sangat begitu antusias dan gembira dengan adanya acara ini dengan aneka penampilan yang ditunjukkan. Begitu juga ramai nya pelaku UMKM dengan menjual kan berbagai aneka kuliner dan lainnya.

Diketahui , tarian yang di kenal sejak abad ke-14, yaitu tari Saman Tradisional Gayo ini sudah dikenal hingga mancanegara, Bahkan menjadi tarian adat yang di pertontonkan pada acara-acara besar dan upacara kenegaraan di Indonesia.
Kepala Desa Pasar Puntung, Kecamatan Semadam Ayub Ibrahim mengatakan, tarian Saman ini budaya yang harus kita jaga dari leluhur yaitu tujuan nya untuk mempererat tali silaturahmi antara masyarakat Gayo yang ada di Kabupaten Aceh Tenggara serta masyarakat Gayo di Kabupaten Gayo Lues . Tentu tarian Saman ini juga merupakan warisan dunia yang sudah di sahkan beberapa tahun yang lalu dan ini perlu dijaga.
Tari Saman adalah tari rakyat dari masyarakat Suku Gayo di Aceh. Tarian ini merupakan salah satu media untuk menyampaikan pesan atau dakwah. Tarian ini mencerminkan pendidikan, keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026