Mikrotv,id,Kutacane – Proyek pengadaan Hijau Pakan Ternak (HPT) serta pemagaran dari Dinas Peternakan Propinsi Aceh untuk kelompok Tani Mitra Sahabat Desa Lawe Ger-Ger Simpang Kisam, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun 2023 bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) sebesar Rp 750 juta rupiah diduga fiktif.
Diketahui, proyek itu merupakan aspirasi atau pokok-pokok pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) provinsi Aceh Nurdiansyah dari partai Demokrat, namun keberadaan proyek tersebut hingga saat ini diduga tidak jelasan keberadaannya.
Hasil konfirmasi wartawan, Rabu (9/10/2024) kepada kelompok dan anggota, mengatakan pengadaan Hijau Pakan Ternak (HPT) serta pemagaran dari Dinas Peternakan Propinsi Aceh untuk kelompok Tani Mitra tidak ada masuk kepada kelompok tani Sahabat Desa Lawe Ger-Ger Simpang Kisam Kecamatan Ketambe.
“Anggaran dana senilai Rp 750 juta rupiah pada tahun anggaran 2023 kami tidak mengetahui,” sebut sumber tidak mau nama nya dicantumkan.
Menanggapi hal itu, salah satu Aktivis Aceh Tenggara Fikri Selian, mengatakan dana pokir DPRA Aceh senilai 750 juta rupiah di tahun 2023 dianggap sangat tidak jelas, sehingga diyakini pengadaan HPT diduga fiktif, sebelumnya kami sudah melakukan pengecekan ke lapangan, HPT itu tidak ada di kelompok Tani Mitra Sahabat.
“Ya banar kami sudah turun langsung ke desa yang bersangkutan, kemudian menayangkan kepada ketua dan anggota kelompok bahwa mereka tidak mengetahui adanya bantuan untuk kelompok tersebut,” kata Fikri dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/10).
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026