Sementara itu, diberitakan sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Kartiyus, menegaskan pemerintah siap melakukan eliminasi terhadap anjing yang telah terinfeksi rabies dan menyebabkan kematian pada manusia.
Penegasan tersebut disampaikan Kartiyus saat membuka Penyelidikan Epidemiologi Kasus Rabies oleh Tim Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Aula RSUD AM Djoen Sintang, Rabu (22/4/2026).
“Ketika sudah ada orang Sintang yang meninggal karena gigitan anjing rabies, maka Pemerintah Kabupaten Sintang tidak ragu mengambil tindakan tegas berupa eliminasi. Jangan kalah oleh anjing penyebab rabies,” tegas Kartiyus.
Kartiyus juga menegaskan eliminasi hanya dilakukan terhadap anjing yang benar-benar terinfeksi rabies, bukan terhadap seluruh hewan peliharaan masyarakat.
Sebastian Jaba berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut sebagai langkah perlindungan bersama demi keselamatan warga Kabupaten Sintang.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Sebastian Jaba optimistis penyebaran rabies di Sintang dapat segera dikendalikan.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026