“Program ini merupakan perhatian serius pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, kita di daerah harus mendukung secara maksimal bersama seluruh stakeholder,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebelumnya Polres Sekadau bersama pemerintah daerah dan para petani telah melaksanakan penanaman jagung di beberapa lokasi dengan total luas lahan sekitar 396 hektare.
Meski demikian, ia menilai produktivitas jagung per hektare masih perlu ditingkatkan melalui pendampingan teknis, pemanfaatan sarana produksi pertanian, serta kolaborasi berbagai pihak terkait.

Pada tahun 2026 ini, target penanaman jagung di Kabupaten Sekadau ditetapkan mencapai 399,7 hektare yang melibatkan peran aktif jajaran Polsek, Bhabinkamtibmas, pemerintah daerah, serta kelompok tani.
Selain fokus pada peningkatan produksi, Kapolres juga menyoroti pentingnya kepastian pasar bagi hasil panen petani. Ia menyebutkan bahwa Bulog kini mulai menerima hasil panen jagung petani, sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menanam komoditas tersebut.
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 yang diikuti jajaran Polda dan Polres di seluruh Indonesia bersama unsur Forkopimda dan instansi terkait.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026