Tentunya aksi cepat dan penuh kepedulian ini menegaskan bahwa Polres Aceh Tenggara selalu menempatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat sebagai prioritas utama. Kemudian kehadiran Kapolres dan jajarannya di tengah warga menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga siap membantu masyarakat dalam kondisi yang paling sulit sekalipun.

Dengan langkah cepat, respons tanggap, dan aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga, Polres Aceh Tenggara kembali membuktikan bahwa Polri adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Tak berhenti disini saja, Polres Aceh Tenggara juga terus berada ditengah-tengah masyarakat pasca banjir dengan membantu warga menempuh jalur terjal akibat akses jalan dari Desa Simpur Jaya menuju Desa Rumah Bundar putus total. Sehingga warga harus menempuh jalan alternatif yang terjal dengan mendaki lereng gunung untuk pindah lokasi dan mendapatkan bantuan.

Dalam kondisi tersebut, dibawah kepemimpin Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri semua jajarannya mengikuti jejak beliau, seperti Ipda Patar langsung turun langsung mendampingi dan membantu masyarakat menempuh jalur terjal.
Hati menangis dan pilu melihat warga membawa barang bawaan dan memastikan keselamatan para lansia, ibu ibu serta anak anak selama perjalanan melewati jalur pendakian darurat.
“Ini adalah bentuk tanggung jawab dan kehadiran Polri untuk masyarakat. Ketika akses jalan tidak dapat dilalui, kita harus mencari cara lain agar warga tetap bisa bergerak dan mendapatkan bantuan,” ujar Ipda Patar di sela-sela kegiatan.
Kehadiran Personel Polres Aceh Tenggara di lapangan menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga siap berada di garis terdepan dalam membantu masyarakat di tengah situasi darurat.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026