Kemudian sebelumnya petani hanya bisa melintasi jalan ini menggunakan kendaraan roda dua dan kini sudah bisa dilalui roda empat, sehingga ilustrasi lebih cepat untuk mengangkut hasil bumi.
“Aceh Tenggara memiliki hasil bumi melimpah. Berharap hasil bumi di Aceh Tenggara lebih meningkat dari sebelumnya,” ungkapnya.
Sementara Dansatgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Kodim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro menyampaikan bahwa program TMMD ini dilaksanakan selama 30 hari, mulai pada tanggal 23 Juli – 21 Agustus 2025 yang dilaksanakan di Desa Rikit Bur II, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara.
Kemudian bahwa perjalanan TMMD ini sudah mencapai 100 persen meliputi sasaran fisik, yakni peningkatan badan jalan sepanjang 2 ribu meter dengan lebar lima meter, lalu rehab rumah tidak layak huni satu unit sudah selesai dikerjakan.
Selanjutnya untuk pembangunan rambat beton sepanjang 140 meter dan lebar 2 meter serta tinggi 20 cm, pembuatan gorong-gorong 4 titik, serta pipanisasi 5 titik, pembuatan MCK, ketahanan pangan penanaman jagung dua hektare, serta penanaman 200 batang pohon semua selesai dikerjakan 100 persen.

“Alhamdulillah berkat dukungan anggota TNI dan warga, kegiatan tersebut sudah rampung 100 persen,” sebutnya.
Sementara itu Arya Murdyantoro menyebutkan untuk pembangunan non fisik di antaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan bahaya stunting, penyuluhan pertanian dan penyuluhan bela Negara.
“Progam TMMD Reguler Ke -125 ini satgas yang terlibat sebanyak 150 orang satgas, dari kelompok komando 15 orang, tim asistensi 25 orang, satgas 1 orang dan SSK 110 orang,” ujarnya.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026