Pemanfaatan teknologi satelit menjadi solusi strategis untuk memastikan seluruh data dari peralatan pemantau dapat dikumpulkan, diolah, dan didistribusikan secara cepat dan akurat kepada masyarakat yang membutuhkan informasi BMKG.
Beragam produk informasi BMKG yang dihasilkan, mulai dari prakiraan cuaca, kondisi iklim, kualitas udara, hingga peringatan dini gempa bumi dan tsunami, sangat bergantung pada jaringan komunikasi yang handal.
Jaringan komunikasi satelit menjadi salah satu solusi utama, baik sebagai jaringan utama maupun sebagai sistem cadangan ketika jaringan konvensional mengalami gangguan.
“Keandalan jaringan komunikasi, terutama berbasis satelit, menjadi sangat vital bagi BMKG dalam menjaga kesinambungan layanan informasi yang menyangkut keselamatan masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat sistem komunikasi kami agar lebih tangguh dan adaptif terhadap tantangan ke depan,” tegas Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati.
Deputi Bidang Infrastruktur MKG, Michael Andreas Purwoadi, menambahkan bahwa kerja sama strategis ini juga bertujuan untuk membangun sistem komunikasi terintegrasi dan berlapis, khususnya dalam mendukung sistem peringatan dini.
“Dengan infrastruktur komunikasi yang lebih solid, kita dapat memastikan bahwa informasi dari sensor dan alat pemantau bisa ditransmisikan secara real-time ke pusat data dan langsung diteruskan kepada pihak-pihak terkait secara cepat dan akurat,”tegasnya.
Ia juga menyoroti peran jaringan komunikasi sateli dalam mempercepat diseminasi informasi BMKG terkait potensi bencana.
Melalui sinergi yang berkelanjutan dengan Telkomsat dalam pemanfaatan jaringan komunikasi satelit, BMKG optimistis dapat menghadirkan layanan informasi meteorologi, klimatologi, dan geofisika yang semakin prima.
Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat ketangguhan bangsa dalam menghadapi risiko bencana alam di masa kini dan di masa mendatang melalui diseminasi informasi BMKG yang efektif.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026