Ia tidak melakukan perlawanan saat digerebek di tempat persembunyiannya.
Tiga hari kemudian, pada Jumat 16 Mei, tersangka kasus pembunuhan digiring ke Rutan Mapolda Kalteng untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalteng, Kombes Pol Nuredy Irwansyah, menegaskan bahwa motif pembunuhan perawat di Pulang Pisau dipicu oleh pertengkaran hebat yang berujung aksi brutal dari tersangka.
Motif Pembunuhan Perawat di Pulang Pisau: Cemburu dan Emosi
Hasil penyelidikan Polda Kalteng menunjukkan bahwa motif pembunuhan perawat di Pulang Pisau berasal dari rasa cemburu tersangka.
Saat bertengkar, tersangka membunuh korban yang tengah mengandung janin laki-laki berusia 4 bulan 2 minggu.
Hal ini diungkapkan oleh dokter forensik dr Ricka Brillianty, yang juga menemukan luka memar di wajah dan kepala korban akibat benda tumpul.
“Kami pastikan pelaku akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana, ditambah pemberatan karena korban dalam kondisi hamil,” tegas Kombes Nuredy.
Barang Bukti dan Tuntutan Berat Tersangka Kasus Pembunuhan
Dalam proses penyidikan, polisi menyita beberapa barang bukti penting, termasuk satu unit mobil Avanza, pakaian milik korban, serta sepasang anting logam.
Polda Kalteng memastikan bahwa penyelidikan akan terus dilakukan secara mendalam untuk mengungkap seluruh fakta dari kronologis kasus pembunuhan perawat cantik ini.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026