MikroTV.ID, Kairo – Teknologi perang dari Negeri Tirai Bambu kini semakin menunjukkan keunggulannya di kancah internasional, terutama dengan kemunculan Jet Tempur Canggih J-10C yang sempat menggemparkan dunia.
Keunggulan ini semakin terkonfirmasi dalam berbagai manuver strategis dan kolaborasi militer Tiongkok dengan negara-negara penting di berbagai belahan dunia.
Salah satu demonstrasi nyata dari kapabilitas teknologi perang Tiongkok terjadi pada 7 Mei 2025, di mana Jet Tempur Canggih J-10C buatan Tiongkok yang dioperasikan oleh Pakistan dilaporkan mampu merontokkan Jet Tempur tercanggih Rafale buatan Prancis yang digunakan oleh India dalam pertempuran udara.
Meskipun informasi ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari kedua belah pihak, gambaran dari pertempuran udara tersebut memberikan indikasi kuat mengenai potensi keunggulan teknologi yang diusung oleh Tiongkok dibandingkan dengan teknologi Barat.
Peristiwa ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di antara negara-negara produsen jet tempur lainnya, termasuk negara kawasan Asia Timur seperti Korea Selatan.
Sebelumnya, Korea Selatan memiliki rencana untuk menjual 100 unit Jet Tempur FA-50 ke Mesir.
Namun, dengan adanya latihan militer gabungan terbaru antara Tiongkok dan Mesir, muncul pertanyaan apakah hal ini tidak akan memengaruhi prospek penjualan persenjataan Korea Selatan ke negara di kawasan Timur Tengah tersebut.
Tiongkok dan Mesir baru-baru ini memulai latihan udara gabungan pertama mereka yang diberi nama Civilization Eagle 2025.
Latihan ini merupakan tonggak penting dalam kerja sama militer kedua negara.
Acara yang belum pernah terjadi sebelumnya ini, yang berlangsung dari pertengahan April hingga awal Mei, mempertemukan kekuatan udara Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok (PLA) dan Angkatan Udara Mesir dalam serangkaian penerbangan terkoordinasi dan pelatihan taktis yang canggih.
Latihan Civilization Eagle 2025, yang diumumkan oleh Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok pada 16 April, memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kerja sama praktis, mempererat persahabatan, dan membangun rasa saling percaya antara Beijing dan Kairo.
Latihan ini merupakan kelanjutan dari latihan angkatan laut sebelumnya, namun kali ini mencakup operasi udara yang jauh lebih kompleks, menandakan hubungan militer yang semakin erat antara kedua negara.




















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026