Kutacane,Mikrotv.id- Diduga oknum Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Bambel yang terletak di Desa Gampang Jaya, Kecamatan Babusalam, Aceh Tenggara melakukan penyimpangan dana bantuan operasional (BOS) Tahun 2024.
Hal itu dikatakan Ketua LSM Gempita Aceh Tenggara, Junaidi, setelah mendapatkan informasi bahwa oknum kepsek MIS disinyalir melakukan penyimpangan dana bos.
Dikatakan Junaidi dugaan kepsek tersebut tergolong fantastik dengan jumlah mencapai puluhan juta, seperti peruntukan sarana prasarana hingga pengadaan buku dan perpustakaan.
“Informasi yang diterima, lebih parah lagi diduga kuat hak para guru serta data siswa juga digarap serta diduga manipulasi tanda tangan pada setiap laporan penggunaan dana bos,” kata Junaidi.
Junaidi mengaku mendapatkan informasi tersebut langsung berupaya melakukan komunikasi terkait dugaan tersebut kepada oknum kepsek, akan tetapi ketika berkunjung ke sekolah terkesan dihindari oleh kepsek tersebut.
“Kepsek MIS Bambel terkesan menghindar dan enggan dikonfirmasi terkait segala dugaan informasi yang mulai terkuak,” sebutnya.
Junaidi menjelaskan, ironisnya lagi suami kepsek MIS Kutacane itu berkali kali menghubungi dirinya sembari mengajak bertemu dengan niat untuk menyelesaikan masalah istrinya yang menyangkut dugaan penyimpangan dana bos tersebut.
“Kita mau konfirmasi Kepsek Mis Bambel,akan tetapi suami kepsek yang ngotot ingin bertemu,bahkan sempat berkali kali menawarkan angin segar,” ucapnya.
Tak terhenti disitu saja , karena merasa ada yang aneh,kata Junaidi dirinya melakukan investigasi dan ternyata dana Bos sekolah itu diduga di atur oleh suami oknum kepsek yang juga adik kandung dari istri Kakankemenag Aceh Tenggara.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026