Anehnya kata Sumardi , yang bukan wartawan cukup menggunakan bed bertuliskan PERS dengan bebas dan diberikan ruang untuk memfotonya maupun mengambil video even-event tersebut. Bahkan, mereka diberikan rompi ketika berada di tepi DAS Alas Ketambe. Kondisi ini tentunya, membuat ada kejanggalan karena mereka tidak memahami tugas dan fungsi wartawan yang sebenarnya.
“Ini perbuatan mereka sudah menyinggung insan pers di Aceh Tenggara, padahal berita yang dijadikan cukup dinanti-nanti publik. “Kami minta pihak panitia segera minta maaf begitu juga FAJI,” kata Sumardi kepada Mikrotv,id, Senin (16/9).
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026