Program ini akan melibatkan 24.578 tenaga kerja, setara dengan 3.836.980 Hari Orang Kerja (HOK), yang tersebar di seluruh proyek penanganan jalan dan jembatan nasional oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di berbagai wilayah.
Pembangunan Flyover, Underpass, dan Jalan Tol
Rachman Arief juga menyampaikan bahwa beberapa proyek flyover dan underpass akan selesai pada tahun 2025, termasuk Flyover Sudirman di Sumatera Selatan dan Underpass Bitung di Banten, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp49 miliar.
Selain itu, terdapat dukungan pembangunan jalan tol sepanjang 4,83 km dengan alokasi anggaran Rp4,83 triliun.
Program Jembatan Gantung
Pada tahun 2024, Kementerian PUPR melanjutkan program pembangunan jembatan gantung, dengan sebanyak 70 jembatan gantung yang menjadi bagian dari aspirasi Komisi V DPR RI.
Dari jumlah tersebut, 22 jembatan dengan total panjang bentang 1.856 meter telah terkontrak dengan alokasi Rp194 miliar, sementara 48 unit lainnya dengan panjang bentang 3.888 meter membutuhkan anggaran Rp536 miliar dan akan dilaksanakan melalui skema Multi Years Contract (MYC) untuk tahun anggaran 2024-2025.
“Beberapa jembatan gantung harus diusulkan kembali karena lokasi awal tidak sesuai, dan masyarakat lebih memilih jembatan yang dapat digunakan oleh kendaraan roda empat,” tambah Rachman Arief.
Dengan berbagai proyek strategis yang diluncurkan Kementerian PUPR, diharapkan infrastruktur konektivitas nasional dapat semakin berkembang dan memperkuat daya saing ekonomi Indonesia.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026