Scroll untuk baca artikel
News

Penguatan Sistem Peringatan Dini Berbasis Big Data, AI, dan Kearifan Lokal: Langkah BMKG Menuju Zero Victim

×

Penguatan Sistem Peringatan Dini Berbasis Big Data, AI, dan Kearifan Lokal: Langkah BMKG Menuju Zero Victim

Sebarkan artikel ini
BMKG integrasikan big data AI dan kearifan lokal perkuat sistem peringatan dini
BMKG integrasikan big data, AI, dan kearifan lokal untuk perkuat sistem peringatan dini, wujudkan mitigasi bencana yang lebih efektif, foto BMKG

Kearifan Lokal sebagai Pendukung Sistem Modern

Dwikorita menekankan bahwa masyarakat lokal memiliki pengetahuan yang berharga dalam mitigasi bencana yang bisa melengkapi kekurangan dari teknologi berbasis data dan AI.

Pemahaman lokal ini mampu menjawab kekosongan yang tidak selalu bisa dipenuhi oleh sistem teknologi canggih, khususnya dalam konteks peringatan dini.

Indonesia, sebagai salah satu negara paling rawan bencana di dunia, membutuhkan integrasi yang kuat antara big data, AI, dan kearifan lokal untuk mencapai nol korban.

Strategi ini merupakan bentuk konkret dari konsep early warning, early action yang menekankan pentingnya tindakan respons cepat setelah sistem peringatan dikeluarkan.

Early Warning dan Early Action

Dwikorita juga menjelaskan bahwa di Indonesia, penerapan sistem early warning (peringatan dini) sudah berkembang dengan baik, tetapi sering kali gagal dalam hal early action (aksi respons dini).

Menurutnya, tantangan terbesar Indonesia adalah bagaimana mengintegrasikan keduanya agar sistem peringatan dini dan tindakan yang cepat bisa lebih efektif, sehingga korban bencana dapat diminimalisir.***

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026