” Berharap ada laporan pasca dari pelatihan ini untuk pelaku UMKM yang sudah mendapatkan BPOM, Sertifikat Halal dan juga P-IRT,” ujarnya.
Yusrizal menambahkan, bahwa kedepannya Aceh Tenggara sebagai tuan rumah Venue Cabor Arung Jeram pada pelaksanaan PON XXI Aceh -Sumut, tentunya banyak tamu yang hadir. Hal ini adalah sebuah kesempatan bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk yang mereka produksi dengan produk jual harus memiliki sertifikat halal, BPOM dan P-IRT.
” Kami berharap para peserta pelatihan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai produk dari UMKM, sehingga memiliki output yang jelas dan nantinya akan mendapatkan Sertifikat halal dari produk yang diproduksi serta menjadikan peluang pengembangan usaha pada PON XXI mendatang,”sebutnya.
Diketahui kegiatan yang digelar Dinas Koperasi UMKM dan Transmigrasi Agara ini dilaksanakan dengan tiga angkatan, untuk angkatan pertama sudah dilatih pada Senin (12/8) kemarin. Sedangkan hari ini berlangsung angkatan kedua dari ketiga angkatan yang dilatih selama tiga hari. Kemudian dalam satu angkatan memiliki 30 peserta pelaku UMKM.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026