Ia melarikan diri ke daerah pegunungan di Provinsi Satun. Meskipun pihak berwenang menghabiskan beberapa hari untuk melacaknya dan hampir menangkapnya sekali, ia berhasil melarikan diri ke luar negeri.
Polisi menduga seekor anjing bernama Mee (artinya beruang) yang menggonggong memperingatkan Pang agar ia bisa melarikan diri. Sekarang anjing itu tetap bersama polisi.
Pada 24 November 2023, Pang mengunggah video dirinya yang mengatakan bahwa ia telah meninggalkan gunung.
Ia memuji semua orang yang membantunya dan mengkritik proses hukum yang dilakukan oleh jaksa, militer, polisi, dan politisi.
Setelah cukup lama melarikan diri, Pang menyampaikan kepada Menteri Thawee melalui video call bahwa dirinya terpojok.
Dia tidak pernah mempersiapkan diri untuk kemungkinan tertangkap. Alasan dia keluar untuk bepergian adalah karena menurutnya ini adalah waktu yang paling aman.
Jika menurutnya tidak aman, dia akan tetap tinggal di kamarnya di Medan. Saat bepergian, ia terlibat pertengkaran dan melakukan penyerangan fisik terhadap seorang warga negara Indonesia di Bali, yang akhirnya berujung pada penangkapannya.
Sebagai Menteri Kehakiman, Thawee meminta Pang untuk mengikuti proses peradilan dan meyakinkannya bahwa pihak berwenang akan menjamin keselamatannya.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026