*Hijaukan Bumi, IPMAT dan Dinsos Aceh Teken Fakta Integritas*
Banda Aceh – Ratusan pemuda yang tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Aceh Tenggara (IPMAT) Banda Aceh menyuarakan aspirasi dan memberikan solusi terhadap krisis lingkungan melalui kampanye bertajuk “Hijaukan Bumi, Mulai dari kita!”. Kamis 14 Mei 2026.
Dibawah rindang nya pepohonan hutan Kota Tibang, Banda Aceh anak anak muda yang peduli lingkungan tergabung dalam Ikatan Pelajar dan Mahasiswa (IPMAT) Banda Aceh memberikan suara akan keresahan terhadap lingkungan yang saat ini kurang terjaga.
Kegiatan dimulai dengan rangkaian acara lantunan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan gerak estetik, “Tari Belo Mesusun Tari kesenian khas Aceh, namun inti dari pertemuan ini terletak pada selembar kertas dan sebuah fakta integritas yang ditandatangani bersama sebagai bukti komitmen tertulis untuk menjaga Bumi Serambi Mekkah.
​Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, mewakili Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, menegaskan bahwa gerakan ini adalah respons konkret terhadap memori kolektif bencana yang kerap melanda Aceh, tentunya kita menggenang kembali peristiwa pahit pada November 2025 lalu,dimana bencana alam mengakibatkan guncangan sosial yang hebat.

“Menjaga alam pada hakikatnya adalah menjaga kesejahteraan sosial, ketika pohon ditanam dalam lingkungan di rawat, kita sedang memitigasi munculnya kelompok rentan baru akibat bencana,” kata Budi dihadapan para peserta.
Selain itu kata Budi bahwa tanda tangan di atas kertas undangan dan lembar rundown bukan sekedar formalitas birokrasi, melainkan manifestasi kematangan berpikir generasi muda Aceh dalam merancang strategi perlindungan alam.
“Tanda tangan ini adalah janji. Pemerintah sangat menghargai komitmen tertulis yang kemudian diwujudkan dalam aksi nyata seperti hari ini,” ucapnya.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, menilai sinergi antara perencanaan tertulis dan pelaksanaan lapangan dalam acara ini merupakan preseden baik bagi organisasi kepemudaan.
“Pemuda Aceh masa kini harus mampu mengawinkan kecerdasan intelektual dengan kepekaan ekologis,” ujarnya.
Ketua IPMAT Banda Aceh, Sabaruddin mengatakan bahwa kehadiran pemerintah dalam kegiatan ini memvalidasi niat tulus mereka dalam mendukung gerakan hijaukan Bumi di Aceh.
“Kami menuliskan niat ini dalam surat, dan hari ini kami membuktikannya dengan aksi. Ini adalah awal dari perjalanan panjang kami untuk Aceh yang lebih hijau,” kata Sabarudin.
Dikatakan Sabarudin selain penandatanganan pakta integritas,aksi ini juga dilakukan melalui penanaman pohon secara simbolis dan gerakan bersih bersih di area hutan kota.

“Semoga kolaborasi antara semangat pemuda dan dukungan kebijakan dari Dinas Sosial serta Dinas Pemuda dan Olahraga, kegiatan di Hutan Kota Tibang ini mengirimkan pesan kuat. Bahwa masa depan lingkungan Aceh bergantung pada sejauh mana komitmen yang tertulis hari ini mampu dijaga dalam tindakan sehari-hari,” cetusnya.
Diakhir acara, ditandai dengan pembacaan deklarasi dan penandatanganan Pakta Integritas. “Pemuda Aceh Peduli Lingkungan “.
​Terlihat, satu per satu, mulai dari pejabat daerah hingga perwakilan mahasiswa, membubuhkan tanda tangan mereka.Tentunya momen ini menjadi pengikat moral bahwa gerakan hijau ini tidak akan berhenti.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026