Mikrotv,id, Kutacane – Puluhan masa himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kutacane menggelar unjuk rasa di depan kantor Bupati Aceh Tenggara, Rabu (21/8). Massa HMI menolak untuk bertemu perwakilan Pj Bupati Aceh Tenggara yang sedang melaksanakan tugas pada pertemuan Kementerian Agama di Jakarta. Sekretaris Daerah Yusrizal dengan tegas menjawab setiap poin yang di persoalkan pada aksi tersebut.

Sekretaris Daerah, Yusrizal menjelaskan tudingan yang disampaikan beberapa mahasiswa HMI di depan gerbang ke luar kompleks kantor Bupati Aceh Tenggara itu tidak didukung oleh bukti-bukti dan data valid. Sehingga tudingan Pj Bupati Syakir selama menjabat tidak memberikan dampak terhadap kemajuan pembangunan Aceh Tenggara, tidak berdasar.
” Kiya dapat merinci satu persatu hal yang disampaikan adik adik HMI perihal kinerja Pemkab Agara, selama kepemimpinan pak pj Bupati Syakir lengkap didukung data data dan hasil pengukuran yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik,” kata Yusrizal , Rabu (21/8).
Yusrizal menjelaskan point point tuntutan adik adik mahasiswa, pertama perihal tudingan pengabaian terhadap sektor pertanian yang disebut telah memicu tingginya biaya produksi serta ketidak keberpihakan Pemkab terhadap petani.
Seperti diketahui selama tahun 2023 , melalui Dinas pertanian telah dilaksanakan beberapa program kegiatan, di antaranya peningkatan jalan produksi dan usaha tani, pembangunan irigasi bagi pengairan lahan pertanian, pompanisasi bagi lahan pertanian agar tidak kekeringan, penanaman padi Gogo, pelatihan peningkatan kapasitas petani, pelaksanaan pekarangan pangan lestari, serta penanaman dan pengembangan tanaman bawang merah dan cabai merah.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026