Peralatan yang dimaksud berupa alat pelindung diri seperti sepatu boot dan sarung tangan, yang dinilai penting saat membersihkan area yang berpotensi kotor dan licin.
“Nanti mereka yang menentukan kebutuhan dan ukurannya, saya akan mendukung untuk pengadaannya,” kata Indra Subekti.
Ketua DPRD Sintang itu mengaku belum sempat bertemu langsung dengan anggota Bowara Grup. Jadwal yang padat membuat kesempatan tersebut belum terwujud.
Beberapa waktu terakhir, Indra Subekti harus mengikuti retret Ketua DPRD se-Indonesia, konsultasi Panitia Khusus I ke Badan Anggaran dan Komisi II DPR RI, hingga agenda Musrenbang Provinsi Kalimantan Barat.
Meski begitu, perhatian terhadap gerakan kecil dari anak-anak muda di Kelurahan Ladang tetap tidak luput dari pandangannya.
“Intinya saya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. Mari kita bersama-sama menjaga fasilitas umum dengan tidak membuang sampah sembarangan,” ajaknya.
Apa yang dilakukan Bowara Grup mungkin terlihat sederhana. Tidak ada panggung besar, tidak ada seremoni panjang.
Hanya sekumpulan remaja, sampah yang berserakan, dan niat baik untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
Namun justru dari hal-hal kecil seperti itulah perubahan sering dimulai.
Sebab kota yang bersih, nyaman, dan layak ditinggali, selalu lahir dari kepedulian warganya sendiri.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026