Dengan akses yang lebih baik, sektor usaha kecil dan menengah di sekitar kawasan wisata juga diperkirakan ikut tumbuh.
Toni menegaskan, pembangunan jalan tersebut harus tetap memperhatikan kualitas pekerjaan dan keberlanjutan lingkungan, mengingat kawasan Kelam merupakan aset alam yang harus dijaga kelestariannya.
“Pembangunan harus tetap menjaga kualitas dan lingkungan. Jangan sampai pembangunan justru merusak potensi alam yang menjadi daya tarik utama wisata Kelam,” tegas Toni.
Toni berharap seluruh tahapan pembangunan Jalan Lingkar Wisata Kelam dapat berjalan lancar hingga selesai agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Toni juga mendorong Pemerintah Kabupaten Sintang untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat agar dukungan anggaran pembangunan dapat terus berlanjut di masa mendatang.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026