Scroll untuk baca artikel
News

Polri Kawal Olah TKP dan Investigasi Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Nanga Taman

×

Polri Kawal Olah TKP dan Investigasi Kecelakaan Helikopter PK-CFX di Nanga Taman

Sebarkan artikel ini
Petugas dan warga bersama-sama melakukan evakuasi serta pemeriksaan puing helikopter PK-CFX di lokasi kecelakaan di Nanga Taman, Sekadau.(Humas polres sekadau)

Selanjutnya pada Minggu (19/4), KNKT bersama tim gabungan melanjutkan investigasi dengan melakukan dokumentasi lebih rinci, pengumpulan data lapangan, serta pengambilan sejumlah komponen penting helikopter untuk keperluan analisis teknis lebih lanjut.

Komponen yang diamankan antara lain instrument kokpit seperti altimeter, airspeed indicator, dan indikator mesin, kamera kokpit, serta DECU (Digital Engine Control Unit) dan FADEC (Full Authority Digital Engine Control) yang merupakan sistem elektronik pengendali performa mesin helikopter.

AKP Triyono mengatakan, personel Polri yang dipimpin Kapolsek Nanga Taman IPDA Bari Candramedi bertugas melakukan pengamanan lokasi serta pendampingan selama proses olah TKP dan investigasi berlangsung.

“Polri melalui Polsek Nanga Taman fokus pada pengamanan lokasi dan pendampingan terhadap tim investigasi KNKT agar seluruh proses pemeriksaan di lapangan dapat berjalan sesuai prosedur dan mendukung kelancaran investigasi,” kata AKP Triyono.

Petugas dan warga bersama-sama melakukan evakuasi serta pemeriksaan puing helikopter PK-CFX di lokasi kecelakaan di Nanga Taman, Sekadau.(Humas polres Sekadau)

Ia menambahkan, kegiatan investigasi dan olah TKP tersebut akan kembali dilanjutkan pada Senin (20/4) dengan agenda pergeseran mesin helikopter dari lokasi kejadian sebagai bagian dari tahapan investigasi lanjutan.

“Olah TKP dan investigasi ini bertujuan untuk mengetahui kronologi kejadian secara faktual, mengidentifikasi penyebab kecelakaan dari berbagai aspek teknis maupun nonteknis, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan investigasi lanjutan,” tuturnya.

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026