Dalam sesi praktik, peserta dilatih untuk menyusun bahan ajar otomatis, membuat soal evaluasi secara cepat, hingga merancang media pembelajaran visual yang menarik.
Metode ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman, karena peserta langsung merasakan manfaat teknologi dalam proses belajar.
Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari tim pengabdian. Mereka berperan aktif mendampingi peserta selama praktik berlangsung.
Kolaborasi ini memperkuat sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, sekaligus menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa dalam pengabdian sosial.
Respons Positif dari Peserta
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Guru aktif bertanya, berdiskusi, dan mencoba berbagai aplikasi AI yang diperkenalkan.
Sejumlah peserta mengaku pelatihan ini membuka wawasan baru dan memberikan solusi praktis terhadap tantangan pembelajaran yang selama ini dihadapi.
Apresiasi Sekolah dan Harapan Ke Depan
Kepala SD Muhammadiyah Binjai Hulu, Yadi Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran,” katanya.
Ia berharap pelatihan serupa dapat terus berlanjut guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Melalui kegiatan ini, para guru diharapkan mampu mengintegrasikan AI dalam pembelajaran, meningkatkan kreativitas, serta menciptakan metode belajar yang lebih adaptif dan interaktif.
Program ini juga menjadi langkah awal dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pendidikan dasar di Kabupaten Sintang.
Ke depan, tim PkM Universitas Muhammadiyah Pontianak berkomitmen menghadirkan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat peran guru sebagai agen perubahan di era digital.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026