Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Warga Ketungau Tengah Keluhkan Kelangkaan BBM, Kapolsek Diduga Abaikan Konfirmasi Media

×

Warga Ketungau Tengah Keluhkan Kelangkaan BBM, Kapolsek Diduga Abaikan Konfirmasi Media

Sebarkan artikel ini
Warga Ketungau Tengah keluhkan kelangkaan BBM di SPBU.
Warga Ketungau Tengah keluhkan kelangkaan BBM di SPBU. Distribusi diduga tak merata dan disinyalir disalahgunakan untuk PETI.

MikroTV.ID, Sintang, Kalbar – Warga Desa Wirayuda, Kecamatan Ketungau Tengah, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, mengeluhkan sulitnya memperoleh bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Kompak 66.766.001 yang berada di wilayah Kecamatan Merakai.

Masyarakat menilai pasokan BBM di SPBU tersebut tidak menentu dan kerap habis dalam waktu singkat.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya, Hengki (nama samaran), mengungkapkan bahwa BBM jarang tersedia dalam jumlah mencukupi.

“Kalau BBM datang, biasanya diangkut menggunakan ponton dan langsung habis. Sedikit saja terlambat, kami pasti tidak kebagian. Sejak pagi antrean drum dan jeriken sudah penuh,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menduga, banyaknya antrean drum dan jeriken bukan berasal dari kebutuhan warga biasa, melainkan milik para penimbun serta pemilik kios BBM.

BBM tersebut diduga dijual kembali dengan harga lebih tinggi, bahkan disinyalir digunakan untuk mendukung aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI).

Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Emperiang. Menurutnya, kondisi ini menyebabkan distribusi BBM tidak berjalan secara adil dan tepat sasaran.

“Warga kecil yang benar-benar membutuhkan BBM untuk keperluan sehari-hari dan usaha justru sering tidak kebagian. Distribusinya tidak merata,” keluhnya.

Warga menilai ketersediaan BBM di SPBU Kompak 66.766.001 sulit diprediksi dan cenderung terbatas.

Mereka berharap pihak Pertamina bersama instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pengawasan lebih ketat.

Masyarakat juga meminta agar distribusi BBM dapat berjalan lancar, merata, dan sesuai peruntukan, sehingga tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu.

Sementara itu, Kapolsek Ketungau Tengah, IPTU Supriadi, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp terkait dugaan penyalahgunaan BBM di wilayah hukumnya, terkesan tidak memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan, Jumat (19/12/2025).

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026