Scroll untuk baca artikel
Aerospace & Defense

Pentagon Akui Aksinya, Pilot F-16 AS Dapat Bintang Perak usai Lolos dari Serangan Rudal Berat di Yaman

×

Pentagon Akui Aksinya, Pilot F-16 AS Dapat Bintang Perak usai Lolos dari Serangan Rudal Berat di Yaman

Sebarkan artikel ini
Kapten David Lee melepas senjata AGM-154 JSOW dari F-16C di Utah Test Range.
Foto merupakan bagian dari ilustrasi pesawat tempur F-16 AS, Kapten David Lee dari Skuadron Tempur ke-522 melepaskan AGM-154 JSOW dalam misi Combat Hammer di Utah Test Range. Source: www.af.mil, dari wikimedia.org, Autor: MSgt Michael Ammons (US Air Force)

 

Penghargaan tersebut memuji tindakan berani Parks yang secara langsung berkontribusi pada keselamatan para wingman dan keberhasilan operasi secara keseluruhan.

USAF menyebutkan rekam jejak Parks yang luar biasa. Ia dikenang karena enam kemenangan udara yang melindungi nyawa lebih dari 5.000 pelaut di atas USS Harry S.Truman (CVN 75) dan secara pribadi bertahan dari lima serangan rudal darat-ke-udara yang menargetkan pesawatnya.

Adaptasi Taktik di Wilayah Udara Ancaman Tinggi

Pengerahan Skuadron Tempur Ekspedisi ke-480 (EFS ke-480) dari Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, merupakan bagian dari upaya USAF melawan ancaman drone dan rudal yang meningkat di Timur Tengah.

Selama rotasi 8 bulannya, satuan tersebut mencatat 108 serangan udara terhadap sistem drone dan rudal jelajah.

Operasi ini menunjukkan kembalinya lingkungan udara berancaman tinggi yang menuntut adaptasi taktik modern.

Jet F-16 USAF di wilayah CENTCOM telah menggunakan roket berpemandu laser APKWS II dalam peran udara-ke-udara melawan proyektil Houthi sejak 2024.

Senjata ini membantu mempertahankan efisiensi biaya sambil menyempurnakan taktik pertahanan drone.

Bintang Perak, penghargaan militer tertinggi ketiga AS untuk keberanian, jarang diberikan di Angkatan Udara.

Jenderal Wilsbach menyoroti betapa sedikitnya jumlah Bintang Perak yang pernah dianugerahkan sepanjang sejarah.***

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026