Sebanyak 22 rumah, satu gedung sekolah, dan satu gardu PLN dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Lahan pertanian dan ternak turut terdampak, meski secara umum kondisi masyarakat tetap kondusif.
Ancaman banjir lahar dingin masih tinggi karena intensitas hujan meningkat.
Untuk memperkuat pertolongan di lapangan, prajurit Kostrad mendirikan tenda peleton, dapur lapangan, serta pos penyekatan.
Evakuasi warga serta penyelamatan barang berharga terus dilakukan bersama Babinsa Koramil 0821-14/Pronojiwo yang sejak awal melakukan penyisiran wilayah.
Pos Komando kini berdiri di depan Balai Desa Supiturang.
Pos siaga juga ditempatkan di Dusun Gemuk Mas dan Dusun Sumbersari.
TNI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan warga hingga kondisi benar-benar aman dari ancaman bencana.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026