Anggota DPR RI Dapil Kalbar II itu juga menyoroti permasalahan yang terjadi di kalimantan barat terutama tentang pembangunan, sumber daya manusia serta pendidikan.
“Keberadaan ICDN ini untuk meminimalisir konflik antar suku dayak, pembagunan tidak hanya untuk fisik tapi pembagunan manusia juga kami bangun terutama toleransi, dimana juga ICDN banyak memiliki warna dari sisi kepercayaan. ICDN hadir sebagai rumah besar suku dayak”. Tegasnya.
Ketua Umum ICDN Pusat, Ir. Willy Midel Yoseph, MM, turut mengucap syukur atas terselenggaranya munas ICDN ini dan berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk para cendikiawan dayak menyampaikan aspirasi untuk kemajuan dayak.
” Pertama, kami bersyukur bahwa munas 2 ICDN yang tuan rumahnya adalah dewan pimpinan daerah provinsi kalimantan barat yang di pimpin oleh Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si, dan kami berharap dan memberikan kesempatan bagi kita semua untuk dapat memberikan masukan dan lainnya untuk kemajuan suku bangsa dayak “. Ucapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan munas ICDN ini sebenarnya di laksanakan di tahun 2024 namun karna tahun itu tidak bisa dilaksanakan dikarenakan terkendala pemilu jadi Munas ke -II ini di pindahkan di Tahun 2025.
Musyawarah nasional ICDN ini berlangsung selama 3 hari yaitu dari tanggal 17-19 Mei 2025, selain memilih pemimpin baru ICDN untuk periode berikutnya, penyampaian laporan pertanggung jawaban, juga akan mengadakan seminar nasional serta membahas point penting lainya yang akan di bawa ke presiden untuk di tindak lanjuti.
Panitia juga akan mengundang pembicara di tingkat nasional, akan di undang juga anggota DPR RI dan DPD serta Gubernur dan Wakil Gubernur dan tokoh masyarakat di kalimantan untuk kegiatan seminar nasional di hari senin nanti.
Munas ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi dalam memperkuat posisi masyarakat Dayak di tingkat nasional, baik dari sisi pendidikan, budaya, ekonomi, maupun politik.
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026