“Hanya 10 puskesmas yang mendapatkan listrik 24 jam. Sebagian besar lainnya masih menggunakan genset atau mendapatkan listrik terbatas, seperti Puskesmas Serangas yang baru dialiri listrik beberapa waktu lalu. Ini menjadi tantangan dalam penerapan layanan digital,” jelasnya.
Kabupaten Sintang menjadi kabupaten kesepuluh di Kalimantan Barat yang meluncurkan Integrasi Pelayanan Kesehatan Primer.
Edy Harmaeni berharap langkah ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sintang.***
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026