Setibanya di posko, delapan jenazah langsung dipindahkan ke dalam delapan unit ambulans untuk dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Pontianak. Proses pergeseran jenazah ini mendapatkan pengawalan ketat dari personel Sub Pom Sanggau dan Satlantas Polres Sekadau guna memastikan kelancaran hingga ke kota tujuan.
Meskipun evakuasi berlangsung aman, pihak berwenang mencatat bahwa kendala geografis menjadi faktor utama durasi evakuasi yang cukup lama. Terkait penyebab jatuhnya helikopter, hingga kini masih dalam tahap penyelidikan. Hipotesis sementara mengarah pada faktor cuaca atau kendala teknis, namun kepastian hukum akan menunggu hasil pembacaan data dari Black Box yang telah diamankan.
Operasi ini melibatkan sinergitas kuat antara TNI (Korem 121/Abw, Kodim 1204/Sanggau, Yonif 642/Kps, Yonif TP 833/BD), Polri (Polres Sekadau), dan Basarnas Sanggau, sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam penanganan darurat bencana dan kecelakaan udara.
Penrem 121 Abw
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026