Selain unsur TNI AU, PMR juga diikuti oleh perwakilan Kementerian Pertahanan.
Perwakilan tersebut adalah Kolonel Kal M. Agus Fauzan dan Kolonel Lek Dwi Anggoro.
Kehadiran unsur Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa pengadaan helikopter angkut berat ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pertahanan nasional.
Dari pihak industri dalam negeri, Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia, Moh. Arif Faisal, turut hadir sebagai perwakilan penyedia nasional.
Keterlibatan PT Dirgantara Indonesia mencerminkan komitmen sinergi antara industri pertahanan dalam negeri dan mitra global.
Sementara itu, dari pihak Leonardo Italia, PMR diikuti oleh Giulio Volpato bersama jajaran manajer program, kontrak, desain interior, dan pelatihan.
Mereka memaparkan kesiapan teknis serta skema dukungan jangka panjang bagi operator.
Rangkaian PMR mencakup peninjauan langsung helikopter angkut AW-189 di Lenate Airport.
Kegiatan ini memberikan gambaran nyata terkait konfigurasi, sistem, dan performa helikopter yang ditawarkan.
Agenda dilanjutkan dengan inspeksi lini produksi di Pabrik Leonardo Varese.
Tim PMR meninjau proses manufaktur secara menyeluruh untuk memastikan standar kualitas, ketepatan waktu produksi, dan kesinambungan pasokan.
Halaman:
















https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1
Ucapan Lebaran 2026