Scroll untuk baca artikel
Regional

Keindahan Alam dan Upaya Konservasi Bukit Belar di Bengkuang, Sintang

×

Keindahan Alam dan Upaya Konservasi Bukit Belar di Bengkuang, Sintang

Sebarkan artikel ini
Bukit Belar di Sintang, Kalimantan Barat, menyimpan pesona alam menakjubkan dengan air terjun, lubang genali, dan hutan adat yang kaya akan biodiversitas.

Menurut Ketua Adat Dusun Begob, Desa Bengkuang Temunau, Bukit Belar telah ditetapkan sebagai hutan adat sejak 18 Desember 2018. Penetapan ini melibatkan Temenggung Dayak Seberuang R. S. Yusuf dan Kepala Desa Bengkuang, Dimanto.

Masyarakat sepakat untuk melarang segala bentuk penebangan hutan demi menjaga kelestarian lingkungan. Ketentuan ini telah tercatat dalam buku adat.

“Bukit Belar merupakan bagian dari sejarah dan identitas kami. Keputusan ini bukan hanya menjaga hutan, tapi juga melestarikan budaya dan kearifan lokal,” tegas Ketua Adat.

Kawasan ini juga menjadi rumah bagi berbagai jenis burung, reptil, mamalia, dan serangga, yang berkontribusi pada keseimbangan ekosistem. Konservasi Bukit Belar menjadi contoh nyata harmonisasi antara manusia dan alam.

Kepala Desa Bengkuang, Dimanto, menyampaikan melalui WhatsApp bahwa pihak desa telah bekerja sama dengan Lembaga Keling Kumang untuk mengukur kawasan hutan adat seluas 41 hektar.

Usulan tersebut sudah diajukan kepada Bupati Sintang, meskipun hingga kini belum mendapat tindak lanjut resmi dari pemerintah daerah.

Wilayah sekitar Bukit Belar meliputi Dusun Gembala, Begob, Belungkak, Desa Bengkuang, Dusun Engkaras di Desa Landau Kodam (Kecamatan Kelam Permai), serta Dusun Seranggas di Desa Emparu Baru Kecamatan Dedai. Seluruhnya berada di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Mari bersama menjaga dan melestarikan Bukit Belar, agar keindahan serta kekayaan alamnya tetap abadi dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

https://wa.me/message/BCEUFAL7LBUZJ1 Ucapan Lebaran 2026